Harga Pangan Naik saat Puasa, Bulog: Pedagang Jual Mahal

15/05/2019 11.47
Foto: Saifan Zaking
Foto: Saifan Zaking

Jakarta - Harga beberapa komoditas pangan mengalami lonjakan saat bulan puasa. Perum Bulog pun menilai itu sebagai hal yang wajar karena menjadi kesempatan pedagang untuk mencari untung.
Menurut Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar pada dasarnya harga komoditas dari produsen tidak tinggi saat puasa. Hanya saja, pedagang memilih untuk menaikkan harga guna mencari keuntungan saat permintaan meningkat.

"Hari-hari Lebaran biasanya pangan selalu mahal kenapa? Ya karena kesempatan pedagang. Jadi walaupun dari petani murah, ya mereka jualnya mahal," ungkap dia dalam Diskusi Publik Pemuda Tani HKTI, Jakarta, Selasa (14/5/2019).
Bachtiar menilai, kenaikan harga yang saat ini terjadi pun tergolong wajar. Walaupun begitu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan meningkatnya harga, seperti keterlambatan distribusi.

Ia mencontohkan komoditas yang mengalami keterlambatan distribusi, yakni bawang putih. Pasalnya, baru-baru ini komiditas tersebut harganya meningkat. "Kalau ada keterlambatan ya meningkat. Bawang putih kemarin juga kan supply dan demand, kurang dan demand banyak pasti harga mahal," jelas dia.

Hanya saja, ia memastikan saat ini kondisi pangan saat ini telah stabil. Sebab, ia mencatat harga bawang putih, misalnya sudah mengalami penurunan. "Tapi sebenarnya sekarang supply bawang putih nggak ada persoalan karena terakhir sudah mengalami penurunan," tutup dia. (dna/dna)(Puti Aini Yasmin)

 

Sumber : detik.com

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4549340/harga-pangan-naik-saat-puasa-bulog-pedagang-jual-mahal

« Back